Hi, guest ! welcome to Mahasiwa2Universitas. | Contact | CallMe Twitter | CallMe Facebook

Sabtu, 28 September 2013

Makalah tentang Coelentarata

Oleh : Mujizat Alam (@MujizatAlam21) Mahasiswa Unpad 2013
BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Coelenterata merupakan hewan-hewan yang yang begitu menarik dan mempunyai ke indahan warna yang menjadikan coelenterata ini disebut sebagai penghias dasar laut, bahkan salah satu anggota dari Coelenterata mampu membentuk terumbu karang yang mempunyai peranan yang penting bagi ekosistem laut yaitu sebagai habitat dari berbagai makhluk hidup yang ada di dalam ekosistem laut tersebut.
Selain itu, berbagai jenis Coelenterata juga dimanfaatkan oleh manusia sebagai hiasan rumah. Namun saat ini keberadaan terumbu karang mulai terancam dengan adanya faktor-faktor dari luar, salah satunya adalah karena pencemaran.
Maka untuk menambah pengetahuan kita mengenai coelenterate, Kami akan membahas tentang bagaimana klasifikasi, karakteristik, potensi, dan  juga peranan Coelenterata di dalam kehidupan manusia.
1.2   Rumusan Masalah
Penulis memiliki berbagai masalah yang ingin diajukan
1.      Apakah Coelenterata itu?
2.      Bagaimana karakteristik dari coelenterate ?
3.      Bagaimana klasifikasi dari Coelenterata ?
4.      Apakah peranan Coelenterata bagi kehidupan manusia?




1.3   Batasan Masalah
Agar laporan dalam penulisan Paper ini sampai pada maksud dan tujuan yang di inginkan. Maka kami membatasi permasalahan yang akan dibahas yaitu apa yang disebut Coelenterata dan bagaimana klasifikasi, karakteristik, dan juga peranannya dalam kehidupan manusia.
 1.4   Tujuan Masalah

Dalam pembuatan makalah ini kami bertujuan untuk :

1.      Ingin mengetahui kehidupan Coelenterata

2.      Ingin mengetahui lebih banyak tentang bagaimana kehidupan dari Coelenterata baik dari karakteristik yang dimilikinya, klasifikasinya, dan juga peranannya pada ekosistem laut dan juga bagi manusia.

















BAB II
PEMBAHASAN
2.1            Kajian Teori
2.1.1    Pengertian Coelenterata

Coelenterata berasal dari bahasa latin yaitu Coilos (rongga) dan Enteron (usus). Jadi Coelenterata adalah hewan yang memiliki rongga atau sering disebut hewan berongga. Coelenterata merupakan golongan hewan diploblastik yaitu mempunyai jaringan ektoderm dan endoderm serta mempunyai simetri radial

Coelenterata memiliki dua bentuk tubuh yaitu Polip dan Medusa. Polip adalah Coelenterata pada saat tidak berpindah tempat. Sedangkan Medusa adalah Coelenterata pada saat dapat bergerak bebas di perairan. Coelenterata di bagi menjadi tiga kelas yaitu Anthozoa,Hidrozoa dan Schypozoa.
2.1.2.      Karakteristik Coelenterata
1.      Ciri Morfologi

-          Tubuh simetri radial

-          Struktur tubuhnya dibedakan menjadi 2 macam, yaitu polip yang hidup menetap dan medusa yang berenang bebas.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjATrW_7RIW-7WeTuxx83rdY_K52M-7II5XUmNDQrai-q-ev04dMNejcmIvwLqf7sM92h4m6EADpcvJqJA9hup-fy6DBB95yRrnqiaEObIbh77X66QAoVqBJbHkFPrH7dw4EPaKeh_Hrp8/s400/polip+medusa+coelenterata+cnidaria.jpg
























-          Bentuk polip lebih kurang silindris, dengan satu ujung yang disebut oral (yang mengandung mulut dikelilingi tentakel) dan ujung yang lain disebut aboral (menempel pada substrat)

-          Bentuk medusa seperti lonceng atau mangkuk terbalik dengan bagian cembung mengarah ke atas dan bagian cekung dilengkapi mulut dan tentakel yang mengarah ke bawah.

2.      Ciri Anatomi

Dinding tubuh terdiri dari 3 lapisan. Lapisan yang paling luar adalah epidermis, lapisan yang paling dalam merupakan gastrodermis yang membatasi rongga pencernaan, serta mesoglea yang terletak di antara epidermis dan gastrodermis.


3.      Ciri Fisiologi

-          Pergerakan

Gerakan pada polip biasanya terbatas, merayap atau meliuk-liuk, sedang pada medusa dapat berenang bebas. Medusa berenang dengan jalan berdenyut, yang dihasilhan oleh otot melingkar pada tepi lonceng, dan menghasilkan gerakan ventrikal. Sedangkan gerakan horizontal tergantung pada arus laut.
-          Makan dan cara makan

Coelenterata bersifat karnivor, makanan utamanya adalah crustacean dan ikan kecil. Makan masuk ke mulut dengan bantuan tentakel. Kemudian makanan masuk ke rongga gastrovaskular. Hasil pencernaan didistribusikan ke seluruh tubuh secara difusi. Cadangan makanan utama berupa lemak dan glikogen. Sisa makanan yang tidak dapat dicerna dapat dibuang melalui mulut.

-          Pernapasan dan ekskresi

Alat pernapasan dan alat ekskresi tidak ada. Pertukaran gas terjadi secara difusi melalui seluruh permukaan tubuh.

-          Reproduksi

Coelenterata berkembang biak secara seksual dan aseksual. Reproduksi aseksual terjadi pada stadium polip dengan jalan pertunasan (budding), pembelahan atau pencabikan telapak. Suatu tunas terjadi dari dinding tugu yang menonjol keluar diikuti perluasan rongga gastrovaskular, kemudian pada ujungnya terbentuk mulut dan tentakel.

Reproduksi aseksual ini terjadi karena kebanyakan Coelenterata mempunyai daya regenerasi yang besar. Tentakel yang putus akan segera di ganti tentakel yang baru. Misalnya Hydra dipotong menjadi dua bagian maka masing-masing bagian akan melengkapi bagian yang tidak ada hingga didapat dua individu yang baru.

Reproduksi seksual umumnya terjadi pada stadium medusa. Sel telur atau sperma, sebagian besar berasal dari sel interstisial yang mengelompok sehingga membentuk ovari atau testis.


2.1.3.      Klasifikasi dari Coelenterata
Coelenterata dibedakan dalam tiga kelas berdasarkan bentuk yang dominan dalam siklus hidupnya, yaitu Hydrozoa, Scypozoa, dan Anthozoa.

1.      Hydroza  

Hydroza Jenis dari kelas ini hidup di dalam air tawar . ujung tempa letaknya mulut disebut ujung oral. Sedangkan yang melekat pada dasar disebut ujung aboral.

Cara reproduksi tersebut adalah dengan cara vegetatif maupun generatif. Cara vegetatif dengan tunas dan cara generatif dengan pembuahan ovum oleh sperma.

Contoh : Hydra virdis Dan Obelia geniculate.

2.      Schyphozoa

Schyphozoa ini hidup sebagian besar dalam bentuk medusa bentuk polip hanya tingkat larva.

Contoh : Aurelia sp (ubur-ubur kuping)

Larva disebut planula. Kemudian menjadi polip yang disebut skifistoma dari skistoma terbentuk medusa yang disebut efira.

Contoh : Aurelia aurita (ubur-ubur). cyanea sp dan plagia sp.





3.      Anthozoa 

Anthozoa ini hidup di laut yang airnya jernih hewan ini selama hidupnya berupa polip (tidak memiliki bentuk medusa).

Contoh : anemone (metridium magitanum ). Akar bahar ( euplazura antipathies). Karang laut (tubipora musica).

2.1.4.      Peranan Coelenterata

Didalam Ekosistem Laut           

Coelenterata mempunyai banyak peranan dalam ekosistem laut yaitu sebagai penghias dasar laut. Keberadaan Coelenterata seperti halnya ubur-ubur (Aurelia) dengan tubuhnya yang transparan dan dapat mengeluarkan cahaya sendiri sehingga terlihat bersinar diperairan gelap. Juga mampu menambah keunikan dan keindahan ekosistem diperairan laut.

Disamping itu Coelenterata juga mampu membentuk terumbu karang sehingga berfungsi sebagai tempat berlindung dan berkembang biak berbagai jenis ikan dan melindungi pantai dari hempasan ombak yang dapat menyebabkan abrasi.

Bagi Kehidupan Manusia

Selain banyak peranan dalam ekosistem Coelenterata juga mempunyai peranan bagi kehidupan manusia. Diantaranya adalah : pada ubur-ubur (Aurelia) juga digunakan untuk membuat tepung ubur-ubur yang kemudian tepung ubur-ubur tersebut diolah menjadi bahan kosmetik. Selain itu ubur-ubur juga digunakan sebagai bahan makanan. Selain itu di dalam dunia medis struktur jaringan dan kekerasan rangka koral sering di manfaatkan untuk cangkok tulang di beberapa rumah sakit.













BAB III
PENUTUP
Kesimpulan         

Setelah kami mempelajari semua yang berkaitan dengan coelenterate, dapat kami simpulkan bahwa :


Coelenterata adalah hewan penghias dasar laut yang merupakan golongan hewan diploblastik yaitu mempunyai jaringan ektoderm dan endoderm serta mempunyai simetri radial. Serta Coelenterata mempunyai 3 klasifikasi yaitu Hydroza, Schyphozoa, dan Anthozoa.




















 DAFTAR PUSTAKA
-          D.A Pratiwi . dkk 2007 . Biologi untuk SMA Kelas X . Jakarta : Erlangga.
-          Saktiyono . 2008 . Seribu pena Biologi untuk SMA/MA Kelas X . Jakarta : Erlangga.
-          Suwarno . 2009 . Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA/MA . Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional . (BSE).
-          Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.
-          http://garistepi.wordpress.com/2009/06/06/karakteristik-hewan-coelentrata/  diakses tanggal 13-09-2013

-          http://muntaha-anatomihewan.blogspot.com/2011/03/gurita.html  diakses tanggal 14-09-2013
Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Comment if you like this paper.